Dalam kegiatan ini, siswa akan mempelajari dasar-dasar videografi, seperti teknik pengoperasian kamera, pencahayaan, komposisi gambar, dan pengaturan audio. Mereka juga dilatih menggunakan perangkat lunak pengeditan video untuk menyempurnakan hasil karya mereka. Selain itu, peserta ekstrakurikuler diajak untuk memahami pentingnya narasi visual yang efektif dalam menyampaikan pesan melalui video.
Kegiatan ekstrakurikuler ini dilakukan secara praktik langsung melalui berbagai proyek, seperti pembuatan film pendek, video dokumentasi kegiatan sekolah, video promosi, dan konten kreatif lainnya. Siswa juga diajarkan untuk bekerja secara tim, mengelola waktu produksi, dan memahami peran masing-masing dalam sebuah proyek, seperti sutradara, editor, atau kameramen.
Ekstrakurikuler Videografi tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang mereka untuk berkontribusi di industri kreatif. Siswa yang bergabung diharapkan mampu menghasilkan karya yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar digital saat ini, baik untuk keperluan pribadi, sekolah, maupun profesional.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan potensi mereka di bidang videografi, menyalurkan minat mereka, dan mempersiapkan diri untuk berbagai peluang karier di industri kreatif, seperti filmmaker, editor video, atau content creator. Ekstrakurikuler ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan ide-ide mereka dan berkreasi secara bebas.