SMK NEGERI 1 PASIR PENYU

Jl. Jend. Sudirman Po. Box 38 Air Molek

TANGGUNG JAWAB - PEDULI - MENGHARGAI

Bertanam Labu Butternut Squash dan Labu Lampion, Jurusan ATPH SMKN 1 Pasir Penyu Asah Kompetensi Peserta Didik

Kamis, 07 November 2019 ~ Oleh Redaktur ~ Dilihat 155 Kali

 

Pasir Penyu – SMKN1. Visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia di masa mendatang menjadikan SMKN 1 Pasir Penyu semakin berkomitmen mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian yang kompeten. Dengan menghasilkan lulusan yang kreatif, inovatif, produktif dan kompetitif, kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Pasir Penyu secara berkesinambungan memfasilitasi peserta didik menimba pengalaman nyata dalam bidang agribisnis. Kegiatan praktik tersebut selain terintegrasi dengan kurikulum pembelajaran, juga didukung kerjasama dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri (DUDI).

Setelah minggu lalu siswa/i dari jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Pasir Penyu melakukan panen buah Labu Butternut pada mata pelajaran Agribisnis Tanaman Buah (ATB), hari ini siswa/i kelas XII ATPH 1 dan XII ATPH 2 kembali memanen, namun kali ini mereka memanen buah Labu Lampion. Praktik yang telah dilaksanakan di lahan SMKN 1 Pasir Penyu mulai dari akhir bulan juli 2019 ini mungkin bagi sebagian orang masih terdengar asing.

Pumpkin Butternut atau Labu Butternut Squash memiliki bentuk yang unik mirip kacang tanah, daging buahnya yang bewarna mentega memiliki rasa manis dengan tekstur lembut. Karena memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap, jenis labu ini semakin populer dan menjadi tren panganan sehat alami di berbagai negara. Manfaat buah ini selain memperlancar pencernaan, sebagai antioksidan, baik untuk pendamping Asi karena mengandung folat, mengandung vitamin A yang bagus untuk mata, dan bisa mengobati gejala anemia karena kandungan zat besinya yang cukup tinggi.

Gambar 1 : Labu Butternut Squash

Berbeda dengan Labu Butternut Squash, tidak hanya bentuknya yang menyerupai lampion, labu ini merupakan labu lokal yang benihnya sudah di hibridisasi. Hasil persilangan labu lokal dengan labu madu ini melahirkan varietas F 1 dengan warna yang cerah, rasa yang lebih manis serta daging buah yang tebal.

Gambar 2 : Labu Lampion

Hj. Nilam Rihatin, SP, salah seorang guru yang mengampu mata pelajaran Agribisnis Tanaman Buah (ATB) dan terlibat langsung dalam budidaya labu ini menyebutkan, “budidaya labu Batternut dan labu lampion telah dimulai sejak tahun Pelajaran 2016/2017”. Menurut beliau, “Tanaman ini tidak manja, untuk proses budidayanya tidaklah sulit, buahnya bisa bertahan hingga 1,5 tahun”. Beliau juga menambahkan “kedua labu ini memiliki nilai jual yang tinggi serta pembudidayaannya juga menarik untuk dijadikan daya tarik agrowisata”.

Kebahagiaan siswa/i selesai memanen Labu Butternut Squash dan Labu Lampion

Gambar 3 : Guru pembimbing beserta siswa/i ATPH selesai memanen Labu Butternut Squash dan Labu Lampion

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

H. SUKAT, SP, M.Si

Assalamualaikum Wr. Wb. Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya lah akhirnya Website sekolah…

Selengkapnya

JAJAK PENDAPAT

Apakah Jurusan Favorit Anda di SMK Negeri 1 Pasir Penyu?

LIHAT HASIL